10 Tempat Kerja di Korea Selatan yang Paling Banyak Diminati Orang Indonesia
Korea Selatan menjadi salah satu negara tujuan utama tenaga kerja Indonesia (TKI) dan pekerja migran profesional. Selain gaji yang relatif tinggi, Korea menawarkan sistem kerja yang tertata, fasilitas memadai, serta peluang menabung yang besar. Tidak heran jika setiap tahun ribuan orang Indonesia berangkat ke Negeri Ginseng melalui jalur resmi seperti EPS-TOPIK, kontrak profesional, maupun sektor informal tertentu.
Berikut ini adalah 10 tempat dan sektor kerja di Korea Selatan yang paling banyak diisi oleh orang Indonesia, berdasarkan tren lapangan kerja dan kebutuhan industri.
1. Pabrik Manufaktur (Manufacturing Factory)
Pabrik merupakan sektor paling dominan bagi pekerja Indonesia di Korea. Jenis pabriknya meliputi elektronik, otomotif, plastik, karet, hingga logam.
Pekerja Indonesia dikenal rajin, tahan kerja fisik, dan cepat beradaptasi, sehingga sangat diminati. Jam kerja biasanya sistem shift dengan peluang lembur cukup besar.
Kisaran gaji: Rp20–35 juta per bulan (termasuk lembur)
2. Industri Perikanan (Fishing Industry)
Banyak WNI bekerja di kapal penangkap ikan, pelabuhan, hingga pengolahan hasil laut. Meski berat dan menantang, sektor ini menawarkan pendapatan tinggi.
Mayoritas pekerja berasal dari daerah pesisir Indonesia dan sudah terbiasa dengan pekerjaan laut.
Kisaran gaji: Rp25–40 juta per bulan
3. Pertanian dan Perkebunan
Sektor pertanian Korea banyak menyerap tenaga kerja asing, terutama untuk penanaman, panen, dan pengemasan hasil pertanian seperti cabai, apel, stroberi, dan sayuran.
Pekerjaan ini relatif stabil dan cocok bagi pekerja yang ingin lingkungan kerja terbuka.
Kisaran gaji: Rp18–28 juta per bulan
4. Peternakan (Livestock Farm)
Orang Indonesia juga banyak bekerja di peternakan sapi, babi, dan ayam. Tugasnya meliputi pemberian pakan, kebersihan kandang, hingga pengolahan hasil ternak.
Meski aroma dan lingkungan kerja cukup berat, gaji dan fasilitas biasanya memadai.
Kisaran gaji: Rp20–30 juta per bulan
5. Konstruksi dan Bangunan
Sektor konstruksi membutuhkan tenaga kuat untuk proyek gedung, jalan, dan infrastruktur. Pekerja Indonesia dikenal tangguh dan disiplin sehingga sering direkrut.
Biasanya pekerjaan bersifat proyek dengan upah harian tinggi.
Kisaran gaji: Rp22–35 juta per bulan
6. Restoran dan Industri Makanan
Banyak WNI bekerja di restoran Korea, restoran Asia, hingga dapur hotel. Posisi umum meliputi kitchen staff, dishwasher, dan helper dapur.
Sektor ini cocok bagi pekerja yang sudah terbiasa dengan dunia kuliner.
Kisaran gaji: Rp18–25 juta per bulan
7. Industri Pengolahan Makanan (Food Processing)
Berbeda dengan restoran, sektor ini berbasis pabrik makanan seperti pengolahan kimchi, seafood, daging, dan makanan beku.
Pekerjaan lebih teratur dan minim interaksi dengan pelanggan.
Kisaran gaji: Rp20–30 juta per bulan
8. Cleaning Service dan Facility Management
Beberapa orang Indonesia bekerja di gedung perkantoran, apartemen, dan fasilitas umum sebagai petugas kebersihan.
Jam kerja relatif jelas dan tekanan kerja lebih ringan dibanding sektor berat.
Kisaran gaji: Rp17–23 juta per bulan
9. Industri Garmen dan Tekstil
Pabrik pakaian, sepatu, dan tekstil juga menyerap tenaga kerja Indonesia, terutama untuk bagian produksi dan quality control.
Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan kecepatan tangan.
Kisaran gaji: Rp18–27 juta per bulan
10. Teknologi dan IT (Profesional Skill)
Meski jumlahnya tidak sebanyak sektor fisik, orang Indonesia dengan keahlian IT, programmer, atau engineer mulai banyak bekerja di perusahaan teknologi Korea.
Biasanya melalui jalur profesional dengan kontrak khusus.
Kisaran gaji: Rp35–70 juta per bulan (tergantung skill)
Kenapa Orang Indonesia Banyak Bekerja di Korea?
Beberapa alasan utama Korea Selatan menjadi tujuan favorit:
-
Gaji tinggi dan sistem kerja jelas
-
Perlindungan tenaga kerja asing cukup baik
-
Banyak lowongan untuk sektor non-formal
-
Peluang menabung besar
-
Proses resmi melalui EPS-TOPIK
Penutup
Bekerja di Korea Selatan menjadi peluang besar bagi orang Indonesia untuk meningkatkan taraf hidup dan pengalaman internasional. Namun, penting untuk selalu berangkat melalui jalur resmi, memahami kontrak kerja, serta menyiapkan fisik dan mental sebelum berangkat.
Jika kamu tertarik bekerja di Korea, persiapkan dari sekarang dengan belajar bahasa Korea, mengikuti EPS-TOPIK, dan memahami sektor kerja yang paling sesuai dengan kemampuanmu.